Jumat, 24 September 2010

apakah DENSUS 88 itu ?

Apa itu Densus 88?
Pasti tahu dounk densus 88. Itu loh, yang sering muncul di televisi. Pakai helem item, kacamata, rompi, naik motor supra X (eh bukan deng, yang ini mah ojek depan kompleks saya). Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia. Pasukan khusus berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota juga merupakan anggota tim Gegana.

Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit khusus berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu.

Awal pembentukan
Satuan ini diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani pada tanggal 26 Agustus 2004. Detasemen 88 yang awalnya beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian yang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara.

Kemarin terakhir pasukan ini yang ke multiplus di daerah pamulang dan bukannya untuk ke warnetnya atau ngetik surat arisan PKK RT, tapi untuk menangkap tersangka teroris. Nah banyak kabar, baik isu maupun fakta yang beredar tentang si densus ini, yuk kita tengok satu-satu.

Berita satu

Angka 88 merupakan simbol zionis yahudi yang sudah dimodifikasi macam ini


http://anakkrim.info/blogbaru/wp-content/uploads/2010/03/densus88.png
Diduga dari logo Zionis

Atau ada juga berita yang bilang angka 88 di belakang densus 88 adalah simbolisasi jumlah korban terbanyak bom bali dari warga australia sebanyak 88 orang. Isu!


Faktanya angka 88 itu bermula dari bahasa inggris AT Act yang berarti Anti Terror Act sebuah undang-undang anti teror negara amerika serikat. Katanya sih kalo dalam bahasa Inggris (mungkin Inggrisnya cinta laura kali yah), kata AT act itu dilafalkan dengan Ei Ti ect. Ini serupa dengan lafal eighty eight, alias 88. Dari sanalah 88 ini berasal.

Berita dua

Pasukan khusus ini dibiayai oleh pemerintah Amerika Serikat melalui bagian Jasa Keamanan Diplomatik (Diplomatic Security Service) Departemen Negara AS dan dilatih langsung oleh instruktur dari CIA, FBI, dan U.S. Secret Service. Kebanyakan staf pengajarnya adalah bekas anggota pasukan khusus AS. Pusat pelatihannya terletak di Megamendung, 50 kilometer selatan kota Jakarta.

Berita tiga

Pasukan ini sangat khusus dan hanya ada 75 orang anggota. Dulunya fakta, karena setelah anggotanya saling kawin dan punya anak jumlahnya berkembang (ya nggak lah, emangnya biro jodoh!). Awal dibentuknya memang berjumlah 75 orang, namun dalam perkembangannya jumlah anggotanya membesar menjadi 400 orang.

Berita empat

Untuk membiayai Densus 88 Amerika mengucurkan Rp150 miliar setahunnya. Isu! jumlah itu hanya dikucurkan pada awal pembentukannya pertengahan tahun 2003 lalu. Sementara tahun-tahun berikutnya bervariasi,seperti 2005 Rp15 miliar, 2006 Rp43 miliar dan terus bervariasi tiap tahunnya.

Berita lima

Logo pasukan ini adalah burung hantu. Fakta! Sejak 2005 pasukan ini memang menggunakan burung hantu sebagai logonya. Tadinya mau menggunakan burung Cendrawasih, tapi tukang cat, sablon sama bordirnya kesulitan karena kebanyakan warna (nggak deng).


http://anakkrim.info/blogbaru/wp-content/uploads/2010/03/logo-densus-88-anti-teror-mabes-polri.jpg
Logo Densus 88



Jadi inget cuplikan waktu Posting DISANA: lihatlah gambar burung hantu yang tersembunyi di ujung mata uang dollar ini:

http://i212.photobucket.com/albums/cc30/tonaas/dollar_owl.jpg


Itu tidak lain bentuk berhala pujaan kaum Bohemian Grove (kelompok ritual para pejabat washington Amerika), sebagai simbol ritual mereka:














Berita enam

Densus 88 punya pesawat sendiri. Belum jelas! Menurut kabar, Densus 88 memang punya pesawat sendiri untuk menunjang aktivitas mereka yang padat. Bahkan Nia Ramadhani pernah photo di dalam pesawat ini sebagai bukti kedekatan mereka (eh bukan ini mah anaknya Aburizal Bakrie).


Tapi yang pasti Pasukan ini didukung oleh peralatan canggih made in luar negeri (bukan buatan lokal pindad seperti anggota polisi yang lain). Mulai dari persenjataan macam m4, styer, tameng, bom, sampai mobilnya buatan luar semua.










http://www.gunsight.ru/articles/1_006/sopmod_block1_2.jpg


http://i44.tinypic.com/20s9lso.jpg

Perlengkapan DENSUS 88 (klik to large)


Berita tujuh

Densus 88 menembak mati semua buruannya! Tidak betul, karena beberapa tersangka juga ada yang ditangkap hidup-hidup. Tapi kita memang tak bisa mengelak fakta bahwa sejak dibentuk Densus 88, gembong teroris kebanyakan ditembak mati di tempat, mulai dari Sarah Azhari, eh maksudnya DR. Azhari, Noordin M. Top, Dulmatin, dan sejumlah tokoh lain yang pernah berhadapan dengan Densus 88. Beda dengan pasukan sebelumnya yang berhasil menangkap Ali Imron, Amrozi dan kawan-kawan dalam kondisi hidup.


Beberapa pihak menyebutkan matinya tersangka ini bisa menyebabkan lambannya penanganan teroris karena tidak ada interogasi lanjutan. Belum lagi perkara HAM dan persidangan. Apalagi kalau sampai ada kaus seperti salah duga Noordin M Top yang jadi sinetron di TV one kemarin. Masih inget khan dialog yang terjadi ini:


Densus 88: “siapa di dalam? Kucing atau Noordin M top?

Tersangka: “Saya Noordin M Top!”

DOR…DOR…DOR…mati deh!

Tersangka: “eh bukan deng?”
Tersangka: …mati deh!


Huehehe…becanda Pak Densus, gak gitu koq kejadiannya. Tapi yah memang betul salah duga akhirnya, untungnya cepet ketahuan. Jadi perburuan Noordin M top kembali dilanjutkan. Dan saya juga gak bisa menilai apa-apa sih soal kinerja Densus ini.

Mungkin saja si teroris-teroris memang jadi lebih nekat makanya yang sekarang itu lebih sering di dor kalau di banding dulu. Bahkan sebagian ada yg bilang bahwa Teroris juga memiliki Hak Asasi Manusia yakni hak untuk hidup...Entahlah apa yg dilanggar!!

0 Comments:

 

This Template is Brought to you by : AllBlogTools.com blogger templates